Senin, 22 Desember 2014

REKAN KERJA

Standard
Malam ini aku pulang terlambat dari hari biasanya, yaitu pukul 11 malam. Aku melakukan overtime karena pekerjaanku yang sangat menumpuk. Biasanya aku ditemani oleh Mercy, sekretarisku dan Bram, teman satu ruanganku di kantor. Namun hari ini berbeda dari biasanya, mereka pulang 5 jam lebih cepat daripada aku, dengan alasan rumah sedang kosong karena keluarga mereka pada pulang kampung dari kemarin....

Minggu, 21 Desember 2014

POHON PISANG

Standard
Aku sangat terganggu dengan pohon pisang yang aku tanam dibelakang rumahku seminggu yang lalu, ia selalu saja mengundang hewan melata datang menghampirinya. Binatang itu cukup mengganggu tanamanku yang berada di sekitar pohon pisang tersebut. Bahkan menimbulkan bau yang sangat busuk seperti bau bangkai mereka. Ditambah lagi aku sedang pusing mencari dimana istriku. Ia pergi begitu saja meninggalkan...

Jumat, 19 Desember 2014

INSIDEN KELUARGA

Standard
Aku adalah seorang pemuda berumur 25 tahun yang tinggal bersama kedua orangtuaku, nenekku yang berumur 70 tahun, kakakku dan adikku yang masing-masing berumur 28 dan 17 tahun. Kami tinggal dilingkungan tertutup, di sebelah tetangga yang sangat gemar mengintip ke dalam rumahku melalui jendela. Aku tidak mau dan tidak pernah menghiraukan si aneh itu. Seperti hari biasanya, aku bekerja dari pagi hingga...

Rabu, 17 Desember 2014

NAMAKU FREDDY

Standard
Tok tok tok... Aku mengetuk pintu rumah tetanggaku. "Siapa?" Tanya seseorang dari dalam. "Aku Freddy." Jawabku. "Demi Tuhan, pergilah Freddy! Mengapa kau datang kesini? Tak ada yang mengundangmu!! " Jawabnya sambil berteriak. Aku merasa ada yang aneh malam ini, berbeda dari hari biasanya. 5 menit kemudian, aku pergi meninggalkan rumah tersebut. Setelah aku pergi, aku melihat tetanggaku membuka...

Kamis, 11 Desember 2014

NENEK YANG MALANG

Standard
Malam ini, cukup dingin di perjalanan pulang ke rumah yang aku lakukan melalui perbukitan yang biasa aku lewati setiap hari sepulang bekerja dengan mobil sedan pribadiku. Hujan yang turun dengan sangat deras telah membekukan jari-jari tanganku dan menyamarkan pandanganku melalui kaca depan mobilku. Dari kejauhan, samar-samar aku melihat seorang perempuan tengah berdiri, berteduh sendirian dibawah...

KELUARGAKU

Standard
Aku sungguh membenci ibuku, dia seperti orang gila, atau mungkin aku harus menyebutnya orang gila, sangat gila. Aku benci rumahku saat ini, mungkin ini semua karena Ayahku, dia memang lelaki bodoh yang tak bertanggung jawab. Siang ini, setelah pulang sekolah, aku telah melihat ibuku yang gila itu meronta-ronta kepada Ayahku, ia seenaknya saja tidak menafkahi kami selama satu bulan, ibu hanya...